Arsip Blog

Labels

Unknown On Rabu, 24 September 2014



1. DEFINISI SWITCH
Switch merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan Hub untuk membentuk jaringan yang lebih besar atau menghubungkan komputer - komputer yang membutuhkan bandwith yang besar.                    

           Switch merupakan perangkat keras jaringan yang hampir sama dengan Hub, bedanya switch sedikit lebih pintar walaupun dengan harga sama atau sedikit lebih mahal. Switch bekerja dengan cara menerima paket data pada suatu port lalu melihat alamat MAC tujuan dan membagun sebuah koneksi logika dengan port yang terhubung dengan node/perangkat tujuan, sehingga port - port selain port yang dituju tidak akan menerima paket data yang dikirim dan mengurangi terjadinya tabrakan data (collision). Setiap Perangkat yang tersambung ke port tertentu, MAC addressnya akan dicatat pada MAC address table yang disimpan di memori cache switch.


         Switch terbagi menjadi 2 berdasarkan model OSI dimana terdapat switch layer 2 dan switch layer 3.

  • Switch layer 2 beroperasi pada Data link layer pada lapisan model OSI dimana switch meneruskan paket dengan melihat MAC (media access control) tujuan, switch juga melakukan fungsi bridge antara segmen - segmen LAN karena switch mengirimkan paket data dengan cara melihat alamat yang dituju tanpa mengetahui protokol jaringan yang digunakan.
  • Switch layer 3 berada pada Network layer pada lapisan model OSI dimana switch meneruskan paket  data menggunakan IP address. Switch layer 3 sering disebut switch routing atau switch multilayer
·        
       
·         Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUWwwMEHb26OHI2mVxc5ENyvlV_ItANTUNLPpywBRt7M29JwHmFbvtttFBsBWPgVQ5r2MVeumO8uK0l_Lwi9VFTqydOItzWAf95ip8s9Z5ZXtzYes6BQ3majNshkBiboVUNE3efrgj3a2Z/s320/switch.jpg




2. FUNGSI SWITCH

Hampir sama dengan perangkat jaringan lainnya, fungsi switch yang paling utama adalah sebagai manajemen lalu lintas dalam suatu jaringan. Switch bertugas bagaimana mengirimkan paket untuk mencapai tujuan dan perangkat yang tepat. Switch bertugas mencari jalur yang paling optimal dan memastikan pengiriman paket yang efisien pada tempat tujuan. Switch pada umumnya dapat meningkatkan efektivitas seperti penghematan dan kinerja karyawan dalam suatu organisasi.

Fungsi Switch Jaringan Komputer

Ada 3 fungsi switch jaringan komputer yang dapat diuraikan secara teknis yaitu adalah pembelajaran, forwarding, dan mencegah Looping pada layer 2.
1. Fungsi Learning – Pembelajaran
Learning merupakan salah satu fungsi dari switch, bagaimana switch mendapatkan MAC address dari perangkat yang terkoneksi padanya. Ketika paket frame sampai pada switch, ia akan mempelajari MAC pengirim dan memastikan alamat tujuan yang menerima paket tersebut.
2. Fungsi Forwarding
Forwarding merupakan suatu proses mengirimkan paket dari satu port ke port lainya pada perangkat yang terhubungan dengan switch. Ketika frame mencapai port, Switch akan membaca alamat MAC pengirim dari frame tersebut, yang merupakan fungsi learningnya, Switch juga membaca alamat MAC tujuan juga sebagai bagian dari fungsi forwarding. Tujuan alamat MAC penting untuk menentukan nomor port perangkat yang terhubung. Jika alamat tujuan ditemukan, maka Switch akan melakukan pengiriman ke port perangkat tujuan tersebut.
3. Fungsi Mencegah Looping
Dalam teknis sebuah local area network sebuah koneksi gagal akan mengakibatkan seluruh proses pada jaringan tersebut ikut terganggu atau yang dinamakan looping. Switch dalam hal ini akan berfungsi untuk mencegah terjadinya loop seperti ini jika terjadi broken pada saat pengiriman data atau paket tersebut.
Peran perangkat seperti router, hub, dan switch sangat vital pada topologi jaringan komputer sangat penting. Berbagai teknologi di kembangkan untuk meningkatkan kinerja perangkat jaringan ini. Pada dunia nyata banyak yang bingung mengenai perbedaan hub dan switch, walaupun memiliki fungsi yang sama mereka memiliki perbedaan yaitu pada proses transmisi data. Fungsi switch memang lebih banyak digunakan dewasa ini pada dunia jaringan dari pada hub. Namun kemajuan teknologi sangat banyak berperan pada kinerja Switch, banyak peningkatan seperti pada kecepatan, dan keamanannya.
3. JENIS – JENIS SWITCH

Switch memiliki beberapa jenis dan tipe, Ada berbagai jenis switch jaringan yang digunakan untuk mengelola jaringan komputer. Variasi ini memungkinkan seseorang untuk memiliki dan menghubungkan beberapa switch dengan karakteristik yang berbeda. Namun perlu di ingat bahwa switch pada umumnya sangat handal untuk efisiensi rute dan mengatasi kemacetan yang terjadi pada saat pengiriman data.
Description: SwitchAda empat jenis switch pada jaringan komputer yang dikenal, yang pertama adalah Unmanaged switch, Managed switch, Smart Switch, dan Managed-Enterprise Switch. Setiap jenis switch ini memiliki karakteristik dan perbedaan serta keunggulan masing masing yang harus dipertimbangkan dalam memilih switch yang baik.

Jenis Jenis Switch

Pembahasan selanjutnya adalah mengenai karakteristik 4 jenis switch yang kita kenal pada jaringan komputer. Fungsi switch memang hampir sama antara tipe yang satu dengan yang lainnya. Switch juga sering dihubungkan dengan Hub, namun perbedaan hub dan switch dalam cara kerjanya sangat signifikan. Switch dalam fungsinya ntuk berbagai keperluan dapat disesuaikan dengan fungsi dan karakteristiknya masing masing.







Unmanaged Switch
Jenis switch ini merupakan pilihan yang paling murah diantara tipe switch lainnya yang ada di pasaran. Jenis ini sering digunakan untuk kantor kecil atau mengelola jaringan dalam sebuah rumah. Fungsi utama unmanaged switch adalah untuk mengelola aliran data antara printer dan beberapa komputer atau antara perangkat lain. Switch ini dapat digunakan langsung tanpa pengaturan yang rumit, switch ini memiliki beberapa kelebihan seperti mudahnya instalasi dan harganya relatif murah.
Kekurangan dari switch ini adalah sulitnya dilakukan troubleshooting jika terjadi kesalahan atau error, hal ini dikarenakan switch tidak bisa di apa apakan. Selain itu jika ada komputer yang menyebabkan pengiriman data bermasalah maka akan sangat sulit mendeteksi komputer tersebut untuk dilakukan perbaikan.
Managed Switch
Jenis switch yang satu ini memiliki user interface atau perangkat lunak, hal ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan konfigurasi atau pengaturan pada switch. Konfigurasi yang ditawarkan ada beberapa metode antara lain adalah melalui konsole dan melalui interface yang lebih canggih melalui internet.
Smart Switch
Smart switch atau switch cerdas merupakan modifikasi switch yang karakteristiknya berada diantara managed dan unmanaged switch. Switch ini memanfaatkan teknologi web base untuk memberikan kenyamanan setiap penggunanya dalam melakukan konfigurasi dan pengaturan. Switch ini juga dilengkapi pengaturan otomatis dan dapat diubah sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan berbagai macam jaringan komputer.
Enterprise-Managed Switch
Sebuah switch untuk jaringan perusahaan dan digunakan dalam skala perusahaan dan pengguna yang relatif besar. Jaringan ini biasanya di monitor dan di konfigurasi oleh ahli jaringan dikarenakan tingkat kompleksitas dalam konsep topologi jaringan yang dibebankan pada switch ini.
Model dari switch memiliki perbedaan dalam mendukung perangkat dan jumlah workstation yang dapat dikelolanya. Namun secara garis besar, Switch umumnya memiliki 4 sampai dengan 8 port untuk perangkat ethernet.




4. PERAWATAN PADA SWITCH
Switch atau HUB merupakan sebuah alat perantara dalam terciptanya jaringan komputer. Karena jika HUB atau switch rusak maka jaringan komputer tidak akan bisa berkomunikasi antara server dengan client maupun client dengan client. Sebaiknya HUB atau switch harus di cek kehandalan kinerjanya secara berkala. Tempatkan HUB atau switch di tempan yang tidak berdebu dan suhu yang dingin agar switch bekerja dengan maksimal.
5. CARA PENGGUNAAN
>> Langkah pertama kita hubungkan terlebih dahulu kabel yang berasal dari modem / penyedia internet ke dalam port switch
>> Yang kedua, lalu siapkan kabel rj 45 dan sambungkan ke PC atau laptop yang ada
>> Yang ke tiga, kita atur IP addressnya, jika kita menggunakan mode DHCP maka kita akan mendapatkan IP otomatis dari server dan melanjutkan IP dari servernya, missal server memiliki IP 192.168.100.1 maka client akan menerima IP 192.168.100.2 dan seterusnya. Jika kita menggunakan cara manual kita harus mengatur IP nya terlebih dahulu, caranya kita masuk kedalam Control Panel lalu kita pilih Network and Internet lalu pilih Network and Sharing centre selanjutnya kita masuk ke change adapter setting lalu pilihlah Local area connection kita cari internet protocol version 4 / IPv4 kita pilih propertiesnya kita ganti radio buttonya pilih yang use the following IP address lalu kita masukkan IP address , subnetmask, dan gateway nya lalu OK . catatan dalam pengaturan IP address secara statis tidak di perbolehkan menggunakan IP address yg sama atau sudah ada dan IP addressnya pun harus satu kelas.
>> Yang ke empat kita coba PING , jika sudah berhasil SELAMAT MENIKMATI J

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments